Friday, June 1, 2012

Pheeewww...

Phew, just finished writting about the next article for my journey in Balikpapan! Belum bisa dikasi tau dulu karena masih nunggu aproval dari Mr. Adam .. Well, semoga nggak banyak editannya, huahaha ! Stay tuned !

Monday, May 28, 2012

.. Oleh-Oleh dari Singapore, Kuala Lumpur, dan Bangkok ..


Jika sedang berjalan-jalan ke luar negeri, rasanya tak afdol jika tidak membeli suvenir baik untuk diri sendiri sebagai kenang-kenangan, ataupun sebagai oleh-oleh bagi kerabat. Saya sendiri meski tidak terlalu doyan belanja, tapi selalu menyempatkan membeli pernak-pernik kecil di setiap kota tujuan traveling saya. Berikut adalah daftar tempat membeli oleh-oleh yang pernah saya kunjungi selama traveling saya :

1. Singapore 

Negara sekaligus kota yang terkenal dengan wisata belanja nya ini tentu saja memiliki banyak sekali tempat untuk membeli suvenir, tapi yang menjadi andalan saya adalah kawasan Chinatown dan Bugis Street. Di dua tempat ini mata kita akan dimanjakan oleh banyaknya suvenir yang lucu-lucu dengan harga terjangkau. Sebut saja gantungan kunci dengan logo merlion seharga 10 SGD untuk 3 renteng (18 biji), magnet kulkas seharga 2 SGD per biji nya, kartu pos dengan view beberapa tempat di Singapore seharga 0,5 SGD, kaos dengan harga bervariasi mulai dari 4 SGD, dll. Harga yang dibandrol memang rata-rata adalah harga pas, tapi jika membeli lumayan banyak, cobalah untuk meminta diskon. Jika beruntung, maka kita akan mendapatkannya. How to get there ? Mudah saja dengan mengandalkan MRT dengan rute sebagai berikut:

Bugis Street : Jika dari Changi Airport, kita dapat mengambil rute East West line (di peta ditunjukkan dengan garis hijau) langsung menuju Bugis MRT Station dengan pemberhentian sebagai berikut : Changi - Tanah Merah (turun disini dan oper MRT yg ke Joo Koon) -  Kembangan - Paya Lebar -  Aljunied - Kallang - Lavender - Bugis . Dari Bugis MRT Station, kita akan menyebrang dari Bugis Junction, berjalan sedikit dan akan menemukan kawasan Bugis Street yang penuh dengan orang berjualan barang dan makanan.




Salah satu toko di kawasan Bugis Street, Singapore

Chinatown : Untuk menuju Chinatown MRT Station, kita harus mengambil MRT yang North East line (di peta ditunjukkan dengan garis ungu). Jika patokannya adalah Changi, maka rinciannya adalah sebagai berikut:
Ambil rute  East West line  terlebih dahulu: Changi - Tanah Merah - Kembangan - Paya Lebar -  Aljunied - Kallang - Lavender - Bugis - City Hall - Raffles Place -  Tanjong Pagar - Outram Park.

Dari Outram Park kita harus berpindah ke North East line, yang artinya membeli tiket baru di vending machine, dan melanjutkan perjalanan dengan mengambil arah Punggol. Chinatown adalah pemberhentian langsung setelah Outram Park. Setelah sampai di Chinatown MRT Station, yang kita perlu lakukan hanyalah keluar dari area bawah tanah, dan kita langsung terhubung dengan kawasan Chinatown Market.

2. Kuala Lumpur

Dua kali saya mengunjungi tempat ini, dan yang menjadi andalan saya adalah kawasan Pasar Malam Chinatown. Kenapa saya sebut Pasar Malam, karena kegiatan pedagang baru ramai sekitar diatas pukul enam petang. Di sini kita dapat berbelanja suvenir-suvenir seperti gantungan kunci dengan lambang Petronas seharga 7 RM untuk satu renteng (enam biji), Kaos dengan range harga 4 - 6 RM tergantung ukuran, atau miniatur Petronas seharga 6 - 8 RM. Harga-harga tersebut adalah sesudah ditawar, kecuali memang kaos yang harga pas. Selain itu juga banyak barang-barang lain seperti tas, parfum, sepatu, dan lainnya. Kita juga bisa sekalian makan malam di area ini. Untuk menuju kawasan ini, yang kita lakukan adalah menaiki kereta LRT sampai ke stesyen Pasar Seni. Paling mudah adalah menjangkaunya dari KL Sentral, dengan rute sebagai berikut:

KL Sentral - Pasar Seni Stesyen. Dari Pasar Seni, cukup berjalan sekitar 5-10 menit untuk menuju kawasan Chinatown yang ditunjukkan dengan gapura bertuliskan 'Chinatown'

3. Bangkok

Barang hasil berburu di Chatuchak Weekend Market

Di Bangkok, kawasan yang terkenal untuk berbelanja murah adalah Chatuchak Weekend Market. Sesuai namanya, maka pasar ini hanya buka pada hari Sabtu-Minggu, dari pagi sampai sekitar pukul enam petang. Belanja apa saja di sini? Banyak sekali ! Mulai dari keychain, magnet kulkas, tas-tas dengan simbol gajah, dompet, dan yang lainnya. Harganya juga beragam, sebagai gambaran, barang yang saya beli adalah magnet kulkas : 200 baht 6 biji, tas kotak bergambar gajah : 160 baht dpt 4 (nawar dari harga asli 50baht/tas), dompet kecil berornamen gajah: 100 baht/5 biji (harga awal 120), tas kecil berbentuk gajah: 100 baht dapet dua.  Biasanya cara negoisasi yang dilakukan oleh pedagang saat menentukan harga adalah dengan menunjukkan sejumlah angka di kalkulator, karena nggak semua bisa berbahasa Inggris. Menjangkau tempat ini bisa dilakukan dengan menaiki kereta BTS yaitu turun di Mo Chit Station, dan hanya berjalan sedikit dari stasiun ini. Jika dari Siam Central station, rute BTS nya adalah sebagai berikut:

Siam Central - Ratchthewi-Phaya Thai-Victory Monument-Sanam Pao-Ari-Saphan Khwai-Mo Chit








Sunday, May 27, 2012

Balikpapan The Series - Ch. 1



Seperti yang sudah saya katakan di postingan terakhir saya, saya akan melanjutkan cerita perjalanan saya di Balikpapan dalam cerita berseri, tapi di tempat lain.  Saya sekarang sedang kerja bareng dengan pasangan traveler Adam dan Susan yang telah membuat suatu web berisikan tentang cerita traveling, dan saya mulai berkontribusi untuk mengisi konten di dalam nya. Dan kemarin, cerita tersebut sudah mulai dipublikasikan, diawali dengan overview saya tentang kota Balikpapan. 

Tertarik untuk membacanya ? Jangan ragu untuk meng klik link di bawah ini :

http://www.pergidulu.com/blog/2012/05/balikpapan-pesona-wisata-kalimantan-timur/


Waiting for your respond, guys ! ^^

Wednesday, February 22, 2012

Another Itinerary ^ ^

Itinerary KL trip 2, 3, 5 Maret 2012:

Jumat,2 Maret 2012:

LCCT – KL Sentral – Hostel: Transit Point Bed & Breakfast – KLCC –Chinatown – Hostel
LCCT (13:00 – 14:00) > Immigration thingy + makan = RM 20
KL Sentral (14:00 – 15:00)
{Skybus LCCT – KL Sentral} buy online
Hostel (15:30 – 18:00) Check In : RM 122
{LRT: KL Sentral – Ps Seni, Jalan kaki Ps Seni – Hostel} LRT: RM 3
KLCC (18:00 – 20:00) dinner : RM 30
{LRT: Ps Seni – KLCC} : RM 3
Chinatown (20:30 – 22:00)
{LRT: KLCC- Ps Seni} : RM 3

Sabtu, 3 Maret 2012:
Hostel –KL Sentral – Putrajaya – Bintang Walk –Hostel
Hostel (08:00 – 10:00) breakfast around hostel: RM 20
Putrajaya (11:00 – 14:00) Lunch: RM 30
{LRT: Ps Seni – KL Sentral; KLIA Transit/Express: KL Sentral-Putrajaya} LRT : RM 3; KLIA Transit: RM 38 (return for 2); Putrajaya Internal Nadi Putra bus services: RM 5
Bintang Walk (15:00 – 17:00)
{KLIA Transit/Express: Putrajaya – KL Sentral; Monorail: KL Sentral – Bukit Bintang} Monorail: RM 4
Hostel
{Monorail: Bukit Bintang – Bukit Nanas; LRT: Dang Wangi-Ps Seni. Dari Bukit Nanas ke Dang Wangi ada Interchange St. within walking distance} Monorail: RM 4; LRT: RM 3
Dinner at Pasar Seni: RM 20
Belanja bekal utk ke Sin : RM 10
Senin, 5 Maret 2012 :
Hostel – KL Sentral – LCCT
Hostel (06:00-06:30) check out
KL Sentral (07:00)
{LRT: Ps Seni – KL Sentral} LRT: RM 3
LCCT (08:30) check in + breakfast: RM 20
{Skybus: KL Sentral - LCCT} beli online

Spore One Day Trip 4 Maret 2012
Minggu, 4 Maret2012 :

Hostel – KL Sentral (04.30) by Taxi : RM 10
KL Sentral – LCCT (05.00 – 06.00) by Skybus beli online
LCCT – Changi (07.20 – 08.20)
Changi (08:30 – 09:30) > Immigration thingy
Bugis (10:00 – 11:00) Makan
{MRT Green line: Changi – Tanah Merah – Bugis}
Merlion Park (11:30 – 13:00)
{MRT Green line tuj akhir Joo Koon: Bugis – City Hall/Raffles Place}
Orchard (13:00 – 14:00)
{MRT Red Line tuj akhir Jurong East: City Hall/Raffles Place – Orchard}
Chinese Garden (14:30 – 16:30) Makan
{MRT Red Line tuj akhir Jurong East: Orchard – Jurong East; pindah Green Line tuj Joo Koon: Jurong East-Chinese Garden}
Changi > harus sudah sampai di Changi jam 18:00 wkt Sin
{MRT Green Line tuj Tanah Merah: ChineseGarden – Tanah Merah; pindah ke tuj Changi}
LCCT (21:30 – 22:00) > Immigration thingy
LCCT – KL Sentral (22:00-23:00) by Skybus
KL Sentral – Ps Seni (23:00-23:30) by LRT: RM 3

Jadwal Flight
02/03/2012: Sby-KL : 09:20 WIB – 12:50 wkt KL
04/03/2012: KL –Sing : 07:20 wkt KL – 08:20 wkt Sin
Sing – KL : 20:20 wkt Sin – 21:20 wkt KL (keduanya +1 jam dari WIB)
05/03/2012: KL – Sby : 10:05 wkt KL – 11:45 WIB



Yeap, that was my nearest trip.. Itinerary diatas berlaku untuk dua orang karena saya pergi bareng papa saya ;)

Monday, February 6, 2012

Review film: Dear Galileo


Rata Tengah

Film Thailand ini berkisah tentang perjalanan dua sahabat ke tiga Negara besar di Eropa: Inggris, Perancis, dan Italia. Cherry dan Noon dengan latar belakang masalah masing-masing yang membulatkan mereka untuk mencari pengalaman dan petualangan baru di Eropa. Noon yang baru saja putus dengan pacarnya, Cherry yang mengalami masalah di tahun pertama kuliahnya dan kemudian memutuskan untuk mengambil cuti kuliah. From Bangkok to London, berbekal Visa Pelajar yang mereka ajukan yang sebenarnya cuma akal-akalan mereka saja untuk dapat menghemat uang. Awal kisah mereka di London nggak mulus, karena justru kerabat yang dijadikan tumpangan malah terburu-buru pergi dan meninggalkan mereka sendiri di kamar kontrakannya. Mereka berdua harus kerja sebagai pelayan restoran Thailand untuk bertahan hidup dan memperoleh uang saku selama disana. Lari terbirit-birit saat didatangi petugas Imigrasi adalah salah satu kejadian yang memompa adrenalin mereka. Merasa cukup dengan petualangannya di London, Cherry dan Noon berniat melanjutkan traveling nya ke Paris. Disini kejadian ‘seru’ lainnya mereka alami, yaitu pengalaman baru menginap di dorm hostel bercampur dengan para pria, dan puncak nya saat meninggalkan hostel tersebut mereka kehilangan uang dan dompet mereka.

Kisah ini kental sekali dengan unsur persahabatan, dimana dua kawan baik yang mengawali perjalanan dengan manis, harus menemui konflik-konflik dalam rangka beradaptasi hidup berdua selama berbulan-bulan. Saling menyesuaikan kebiasaan dan juga menyatukan persepsi bukanlah hal yang mudah. Ada adegan saat Noon kecewa dengan keputusan yang diambil Cherry tanpa melibatkan dirinya, hingga akhirnya Ia memutuskan untuk berpisah sejenak dari Cherry dan jalan-jalan sendirian. Saat itu juga Noon bertemu dengan seorang pria yang mengajarinya banyak hal. Ada adegan menyentuh saat Cherry merawat Noon yang sakit dan berusaha mencari obat dengan kendala bahasa dan warga lokal yang nggak mau kompromi dengan masalahnya.

Sepanjang film ini kita akan banyak disuguhi spot-spot seru di tiga Negara besar Eropa , sebut saja menara Big Ben di London, menara Eiffel di Paris, dan menara Pisa di Italia. Meski beberapa hal yang mereka lakukan nggak pantas untuk ditiru selama traveling –misalnya curang saat masuk gate di stasiun MRT, melakukan pencurian saat bekerja di restoran- tapi sebenarnya film ini bisa jadi referensi kita untuk ‘nekat’ berpetualang di Eropa. Bagaimana dua gadis Asia dengan begitu percaya dirinya berkomunikasi dengan warga Eropa –oh well, their English were really good-, dan nggak gampang menyerah saat mengalami kendala di tengah perjalanan mereka. Malahan salah satu dari mereka akhirnya mendapat tawaran yang menggiurkan dari seorang pria Italia berkat talenta dan kepercayaan dirinya.

If you are desire to travel and wanna have more courage for Euro trip, this one is really worth it to be watched!

~dinoy